Tim nasional Inggris tidak mampu meraih hasil maksimal dalam laga kontra kesebelasan Rusia di Stade Velodrome, Marseille pada laga perdana Piala Eropa 2016 Grup B, dua hari silam. Dalam pertandingan tersebut, Inggris yang sempat unggul terlebih dahulu melalu Eric Dier pada menit ke-73.

Namun The Three Lions akhirnya harus puas karena hanya berhasil membawa pulang satu poin setelah kesebelasan Rusia menyamakan kedudukan melalui sundulan dari Vasili Berezutski pada masa injury time. Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Inggris dalam turnamen Piala Eropa.

Dalam sembilan laga perdana di Piala Eropa, Inggris belum pernah sekalipun meraih kemenangan. Lima hasil imbang dan empat kekalahan dicatatkan oleh tim asuhan Roy Hogdosn ini. Hasil minor tersebut lantas membuat para suporter Inggris merasa kecewa. Bahkan banyak yang mengatakan penampilan The Three Lions selalu belum panas dalam partai perdana.

Perkataan-perkataan miring itu pun membuat striker Inggris, Harry Kane naik darah. “Kami memiliki banyak pemain hebat, tidak ada pemain bodoh dalam tim kami. Kami sudah lebih yakin daripada sebelumnya. Kami tidak ingin hal semacam ini mempengaruhi permainan kami,” kata kane seperti dikutip dari RTE.

Kane melanjutkan jika timnya tidak peduli dengan hujatan-hujatan lebih memikirkan pertandingan kedua di Grup B melawan kesebelasan Wales, Kamis 16 Juni 2016. The Three Lions tidak ingin terlalu larut dalam kesedihan.

“Laga melawan Wales akan menjadi sebuah laga penting karena ini mirip seperti sebuah laga derby. Jelas kami akan waspada dengan kekuatan mereka. Di antara pemain Inggris dan Wales sudah sering berhadapan. Jadi itu memberi sedikit gambaran mengenai kekuatan mereka,” ucap Kane.

Walaupun sudah saling kenal, Inggris tetap waspada dengan kekuatan Wales. Pasalnya, Gareth Bale dan rekan-rekannya meraih kemenangan 2 – 1 atas Slovakia pada laga perdana mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *